Pengertian dan Fungsi Leukosit

Pengertian dan Fungsi Leukosit

  • August 1, 2019

Pengertian dan Fungsi Leukosit

Pengertian dan Fungsi Leukosit

Leukosit

adalah sel darah putih. Leukosit merupakan sel darah yang tidak mengandung pigmen warna. Leukosit berfungsi untuk alat pertahanan tubuh. Leukosit dibentuk di retikuloendotelium sumsum merah tulang. Setiap 1 mm kubik darah mengandung 6000 – 9000 sel, mempunyai bentuk yang bervariasi dan mempunyai inti. Ukuran leukosit umumnya lebih besar dari eritrosit, yaitu berukuran 6 – 2 milimikron, umur 12 hari. Leukosit dapat bergerak bebas secara amoeboid serta dapat menembus dinding kapiler (diapendensis). Leukosit ada lima jenis, yaitu limfosit, monosit, basofil, neutrofil, dan eusonofil.

Fungsi leukosit

adalah untuk memakan zat asing berupa kuman-kuman penyakit atau zat lain yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, sebagai pertahanan utama dari infeksi. Berkaitan dengan fungsinva tersebut maka leukosit memiliki sifat fagosit, yaitu bisa mencerna atau “memakan” zat asing atau kuman penyakit. Kemampuan leukosit untuk melakukan fagosit disebut fagositosis. Selain fagositosis, leukosit juga memiliki kemampuan diapedesis, yaitu kemampuan untuk menembus dinding pembuluh darahkapiler dan masuk dalam sel atau jaringan tubuh. Jadi, leukosit tidak selalu dalam pembuluh darah, jika ada zat asing yang masuk, leukosit menembus dinding kapiler dan bekerja menuju jaringan yang membutuhkan.
Jumlah leukosit dapat naik dan turun sesuai dengan keadaan. Jika ada infeksi, biasanya jumlah leukosit akan meningkat. Kalau tubuh mengalami gangguan dalam memproduksi leukosit, hal ini bisa menyebabkan tubuh mudah untuk diserang penyakit.