Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

  • August 21, 2019

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yang buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari Buddha (pikiran atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan pikiran, dan pikiran manusia.

Definisi Budaya

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terdiri dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, alat, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Bahasa, dan budaya, merupakan bagian integral dari manusia, banyak orang cenderung berpikir itu diwariskan secara genetik. Ketika seseorang mencoba untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda, dan menyesuaikan perbedaan, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah gaya hidup holistik. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya bantuan menentukan perilaku komunikatif. Sosial dan unsur-unsur budaya dari penyebaran, dan mencakup banyak kegiatan sosial manusia.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Budaya erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski berpendapat bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk itu adalah opini dari Budaya-determinisme.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, yang kemudian disebut sebagai superorganic.

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung arti keseluruhan nilai-nilai sosial, norma sosial, pengetahuan dan struktur sosial secara keseluruhan, agama, dll, selain pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, budaya adalah kompleks, yang memiliki di dalamnya pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan lainnya dari setiap orang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana kerja, rasa, dan kreativitas.

Unsur-Unsur Budaya

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:

alat-alat teknologi
sistem ekonomi
keluarga
kekuasaan politik
Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:

Sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam

sekelilingnya
organisasi ekonomi
alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
organisasi kekuatan (politik)
C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:

bahasa

sistem pengetahuan
sistem tekhnologi, dan peralatan
sistem kesenian
sistem mata pencarian hidup
sistem religi
sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan

Kebudayaan Menurut Wilayahnya

Seiring dengan kemajuan teknologi, dan informasi, hubungan, dan interaksi budaya di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi, dan informasi, juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi, dan agama.

Afrika

Beberapa budaya di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa, seperti kebudayaan Sub-Sahara. Sementara itu, wilayah Afrika Utara lebih banyak dipengaruhi oleh budaya Arab dan Islam.

Amerika

Budaya Amerika dipengaruhi oleh suku-suku asli Amerika; orang dari Afrika (terutama di Amerika Serikat), dan imigran Eropa, terutama Spanyol, Inggris, Perancis, Portugis, Jerman, dan Belanda.

Asia

Asia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda satu sama lain, namun, beberapa budaya ini memiliki pengaruh yang menonjol pada budaya lain, seperti pengaruh budaya Cina dengan budaya Jepang, Korea, dan Vietnam.

Di bidang agama, Buddhisme dan Taoisme banyak pengaruh budaya di Asia Timur. Selain agama kedua, norma-norma dan nilai-nilai Islam juga mempengaruhi budaya, khususnya di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Australia

Kebanyakan budaya di Australia saat ini berakar pada budaya Eropa dan Amerika. Budaya Eropa, dan Amerika yang kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan lingkungan benua Australia, serta terintegrasi dengan budaya asli Australia, Aborigin.

Eropah

Budaya Eropa sangat dipengaruhi oleh budaya dari negara-negara yang pernah dijajah. Budaya ini juga dikenal sebagai “budaya barat”. Budaya ini telah diserap oleh banyak kebudayaan, hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna bahasa Inggris dan bahasa Eropa lainnya di seluruh dunia. Selain dipengaruhi oleh budaya dari negara yang pernah dijajah, budaya ini juga dipengaruhi oleh budaya Yunani kuno, Romawi kuno, dan Kristen, meskipun keyakinan di banyak agama mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir.

Timur Tengah dan Afrika Utara

Budaya di Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini kebanyakan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai dan norma-norma Islam, meskipun Islam tidak hanya tumbuh di daerah ini.

Sumber : https://pensil.co.id/