Lenovo akan Segera Luncurkan Flagship Moto Z Play dan Moto Z Style

Lenovo akan Segera Luncurkan Flagship Moto Z Play dan Moto Z Style

  • April 3, 2020

Lenovo akan Segera Luncurkan Flagship Moto Z Play dan Moto Z Style

 

Lenovo akan Segera Luncurkan Flagship Moto Z Play dan Moto Z Style
Lenovo akan Segera Luncurkan Flagship Moto Z Play dan Moto Z Style

NGONOO.com – Belum lama Lenovo merilis duo Moto G, Moto G4 dan Moto G4 Plus, sekarang Lenovo ngumumin

lagi kalau bakal meluncurkan Moto Z Play dan Moto Z Style, cepet banget ya, perasaan baru minggu lalu duo Moto G dirilis, ehh sekarang udah mau ngerilis lagi, emang dah ngebut.

Lenovo sepertinya memang sudah jauh hari menyiapkan Moto Z ini, kabarnya duo smartphone yang akan dirilis ini akan mengisi kekosongan di kelas flagship, kalau sebelumnya banyak orang menduga mengenai Moto Z 2016, kini semuanya bukan lagi dugaan, melainkan akan menjadi kenyataan.

Moto Z

Kabar yang santer terdengar, perusahaan asal Tiongkok ini akan memperkenalkan Moto Z Play dan Moto Z Style

Juni mendatang di acara Tech World 2016, hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak Lenovo sendiri.

Lebih detailnya informasi ini diperoleh dari akun Facebook motclubHK dan Google+ hellomotoHK yang belum lama memposting sebuah teaser untuk acara peluncuran Moto Z Play dan Moto Z Style pada tanggal 9 Juni 2016. Kedua smartphone ini mengikuti sistem penamaan yang sebelumnya diberikan kepada Moto X Play dan Moto X Style, dan keduanya bakal sama-sama dilengkapi dengan sensor sidik jari di bagian depan, sementara bagian belakangnya memiliki fungsi modular ala LG G5. Asli ini bakal keren banget gaes!

Hadirnya desain modular di Moto Z bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat sebelumnya Motorola merupakan

salah satu perusahaan pertama yang mengusung ide ponsel modular melalui Project Ara, walaupun akhirnya proyek tersebut tak disertakan dalam akuisisi Lenovo. Fungsi modular sendiri dianggap hanya untuk menarik segelintir pengguna saja, jadi akan sangat menarik untuk melihat fungsi modular seperti apa yang akan disuguhkan oleh Lenovo melalui perangkat anyar yang dibuatnya yakni Moto Z Play dan Moto Z Style, kita tunggu saja bagaiman kelanjutan dari duo smartphone anyar ini, mimin juga udah gak sabar pengen tau dapur pacu yang dibawanya.

 

Sumber:

https://busbagus.co.id/32-secs-traffic-rider-apk/

China: Teknologi 6G Hadir di 2030, Kecepatan Unduhnya 1 TB Per Detik

  • April 2, 2020

China: Teknologi 6G Hadir di 2030, Kecepatan Unduhnya 1 TB Per Detik

China Teknologi 6G Hadir di 2030, Kecepatan Unduhnya 1 TB Per Detik

SHENZHEN – Teknologi 5G baru akan tersedia secara komersial mulai 2019. Diharapkan smartphone berkemampuan 5G pertama akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.

Meski belum digunakan, China menyebut teknologi jaringan 5G tidak akan menjadi standar untuk industri smartphone. Sebab kini ada temuan baru terkait teknologi jaringan yakni 6G.

Beberapa hari lalu, seperti dilaporkan laman Giz China, Su Xin, Kepala Kelompok Kerja Teknologi Nirkabel IMT-2020 (5G) dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, mengungkapkan, studi konsep 6G telah diluncurkan awal 2018. Selain China, banyak negara lain, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan negara lainnya secara intensif melakukan pekerjaan terkait 6G.

Baca Juga:

Kecepatan Internet Menurun di Negara-Negara yang Melakukan Lockdown
Riset Next Policy Sebut Pemerintah Tuai Respons Positif dalam Penanganan COVID-19

6G adalah standar komunikasi seluler generasi keenam setelah 5G.

Secara teoritis, kecepatan unduhannya bisa mencapai hingga 1 TB per detik. Jadi puluhan film Blu-ray dapat diunduh dalam satu detik.

Pada saat yang sama, era 6G diperkirakan akan mencakup komunikasi

bawah laut untuk pertama kalinya. Jaringan bawah laut juga menjadi bagian dari keseluruhan sistem cakupan jaringan. Namun teknologi 6G yang diharapkan baru akan tersedia secara komersial pada 2030.

Kementerian itu juga melaporkan, China akan mengeluarkan lisensi 5G pada akhir tahun ini sehingga menjadi pasar pertama yang menawarkan jaringan dan layanan 5G. Pekerjaan 5G terkait dari tiga operator utama juga sedang berlangsung.

Diharapkan bahwa pra-komersialisasi 5G dimulai tahun depan.

Harapannya, mulai 2019 akan banyak perangkat terminal 5G akan muncul di pasaran. Smartphone 5G pertama juga diharapkan diluncurkan pada semester pertama tahun depan.

 

Baca Juga :

Tanmay Bakshi, Bocah 14 Tahun Pakar Artificial Intelligence

  • April 2, 2020

Tanmay Bakshi, Bocah 14 Tahun Pakar Artificial Intelligence

Tanmay Bakshi, Bocah 14 Tahun Pakar Artificial Intelligence

WASHINGTON – Tanmay Bakshi, seorang programmer komputer, pakar artificial intelligence (kecerdasan buatan), dan pakar teknologi, yang kini bekerja sebagai pakar di IBM. Dia sudah keliling dunia untuk berbicara pada konferensi IBM Watson dan menggelar TEDx Talk.

Salah satu hal yang mengejutkan adalah Bakshi masih berusia 14 tahun. Dia pertama kali mendapat perhatian dari IBM pada usia 11 tahun. Bakshi tumbuh besar di industri teknologi sejak dini. Ketika teman-temannya masih bermain Lego dan membangun mimpi, saat Bakshi berusia lima tahun sudah belajar tentang coding.

Ayahnya, Puneet Bakshi bekerja sebagai pemprogram komputer selama beberapa tahun. Tak mengherankan jika Tanmay Bakshi juga sudah terbiasa dengan koding ketika melihat ayahnya bekerjanya.

Baca Juga:

Fokus Badan Amal, Bill Gates Mundur Total dari Microsoft
Signify Boyong Luminer Cetakan 3D untuk Pertama Kalinya ke Indonesia

“Sungguh menakjubkan bagi saya ketika melihat bagaimaa komputer bisa melakukan apapun,” kata Bakshi dilansir CNBC. “Saya ingin mengetahui apa yang terjadi hingga selesa dan mengetahui bagaimana kamu mengontrol komputer dan menceritakan kepada mereka tentang apa yang dilakukan,” jelasnya.

Dengan perasaan keingintahuan yang mendalam, ayahnya mengajari Bakshi

tentang bagaimana membangun program komputer. Dari sana, Bakshi mulai menggunakan internet untuk dirinya dan membaca buku tentang pemprograman.

Usia tujuh tahun, Bakshi membuat kanal YouTube di mana dia mengunggah

tutorial untuk belajar koding dan pengembangan web. Dalam setiap unggahannya, dia menerima ribuan pertanyaan dari orang di seluruh dunia.

Menyadari tentang kurangnya pengetahuan tentang pemprograman dan pembelajaran mesin, dia membuat kanal YouTube untuk membantu 100.000 anak untuk belajar koding. Kini, dia telah memiliki 200.000 pelanggan.

Usia delapan tahun, Bakshi belajar sendiri untuk mengembangkan aplikasi iOS

. Usia sembilan tahun, dia mampu membuat aplikasi pertamanya yang mengajari tentang perkalian yang diterima Apple. Seiring waktu berjalan, Bakshi lebih banyak tertarik dengan pemprograman.

 

sumber :

https://solidaritymagazine.org/captain-star-apk/

Kota-Kota di Indonesia Didorong untuk Aplikasikan Smart City

  • April 2, 2020

Kota-Kota di Indonesia Didorong untuk Aplikasikan Smart City

Kota-Kota di Indonesia Didorong untuk Aplikasikan Smart City

JAKARTA – Dorongan untuk membangun suatu wilayah menjadi smart city dan mewujudkan Indonesia menjadi smart nation semakin kencang. Oleh karenanya Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas), Soegiharto, Santoso memperkenalkan teknologi Smart City di Indonesia Solar Power & Energy Storage 2019.

Smart City adalah unit pengelola di bawah Dinas Komunikasi, Informatik dan Statistik Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan untuk menerapkan konsep kota pintar dan pelayanan publik yang lebih baik melalui pemanfaatan teknologi Informasi.

Menurut Soegiharto, Smart City ini di lengkapi oleh CCTV yang dapat membantu untuk bisa mendeteksi wajah dan usia seseorang

Baca Juga:

Perkembangan Cepat AI dan IoT Paksa Perusahaan Bertransformasi
Alat Sterilisasi Alkohol Bisa Hancurkan Lapisan Luar Virus

“Seperti di lihat di Jakarta kan sudah ada Jakarta smart city,

di berbagai kota juga ada jadi apa yang sudah ada tetap kita tingkatkan lagi, misalnya tadi CCTV nya kan bisa langsung di recognition mukanya, diliat juga usianya, pengembangannya ya maksudnya sudah ada kesitu” tutur pria yang akrab disapa Hoki ini di Jakarta, Rabu, (4/4/2019)

Smart City ini juga sudah menggunakan teknologi Activisual Intellegence

(AI). Selain itu CCTV yang digunakan tidak hanya CCTV biasa, melainkan CCTV ini bisa melakukan zoom in hingga jarak 3-10 kilometer bisa terlihat lebih jelas.

Menurutnya Smart City ini masih dalam tahap pengembangan dan Presiden Joko Widodo merencanakan 100 Smart City untuk di lombakan, dan menurutnya represantasi ini tidak selalu di Jakarta tetapi beberapa kota lain mengembangkannya juga.

“Jadi banyak teknologi yang bisa kita kembangkan dan juga dari

pemerintahan, pak jokowi merencanakan 100 smart city kita lombakan, maksudnya beliau melombakan ada beberapa yang menang dan juga nanti saya memberikan representasi kan ga selalu di jakarta, padahal beberapa kota lain memang mengembangkan, dan kita ingin pemerintah daerah mau berpartisipasi seperti tadi ada walikota bengkulu dia juga hadir beliau juga ingin mengundang supaya banyak melibatkan”

Ia tidak hanya memperkenalkan Smart City saja tetapi ia juga memperkenalkan program digital talent untuk memberdayakan para calon talent-talent dengan cara melakukan roadshow ke beberapa kota termasuk Jogja.

 

sumber :

https://solidaritymagazine.org/weather-apk/

Lesson Study dan Guru

Lesson Study dan Guru

  • April 2, 2020

Lesson Study dan Guru

Lesson Study dan Guru
Lesson Study dan Guru

Pendidikan adalah proses dinamis yang selalu memerlukan inovasi dan perbaikan dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu pengembangan berbagai pendekatan yang positif sangat diperlukan agar pendidikan itu mampu bergerak dinamis mengimbangi proses perubahan yang paling aktual. Salah satu pendekatan yang belakangan cukup berhasil dikembangkan di Jepang, USA dan beberapa negara eropa dalam upaya perbaikan proses dan produk pendidikan adalah kegiatan lesson study. Lesson study adalah suatu kegiatan instruksional yang ditandai dengan adanya proses kolaboratif dari sekelompok guru yang secara bersama-sama merencanakan langkah-langkah pembelajaran termasuk metode, media dan instrumen evaluasinya. Kegiatan ini berlangsung dengan cara salah seorang guru melakukan praktek pembelajaran yang direncanakan di kelas dan yang lain

mengamati proses pembelajaran tersebut, setelah selesai pembelajaran akan dievaluasi bersama dan diperbaiki bila ada yang kurang tepat. Hasil evaluasi ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki proses belajar mengajar berikutnya sekaligus untuk berbagi pengalaman dan temuan dari hasil evaluasi tersebut pada guru lain dengan demikian lesson study cukup efektif untuk digunakan sebagai salah satu bentuk pembinaan pengembangan kompetensi guru. Penerapan Lesson Study dapat meningkatkan kompetensi guru, terutama yang terkait dengan pengetahuan,

pengetahuan materi pokok, pengetahuan pengajaran, pengetahuan riset, kapasitas mengamati siswa, menghubungkan praktik sehari-hari dengan tujuan jangka panjang, motivasi, hubungan dengan kolega dan saling bantu, komitmen, dan akuntabilitas.

Dasar sosial lesson study adalah keterlibatan; dasar pendidikan lesson study adalah perbaikan atau peningkatan mutu. Jadi seseorang yang melakukan lesson study adalah orang yang menginginkan adanya perubahan dari apa yang selama itu dijalankan dan ingin yang lebih baik. Lesson study dapat berarti action (tindakan ), baik mengenai sistemnya maupun mengenai orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.

Bila diterapkan di kelas, lesson study adalah suatu pendekatan untuk memperbaiki pendidikan melalui perubahan, dengan mendorong para guru untuk memikirkan praktek mengajarnya sendiri, agar kritis terhadap praktek tersebut, dan agar mau untuk memperbaikinya. Lesson study bersifat patisipatif, karena ia melibatkan guru dalam observasinya sendiri, dan kolaboratif, karena ia melibatkan orang lain (rekan-rekan) sebagai bagian dari suatu kegiatan yang hasilnya dapat dinikmati bersama (shared enguiry). Misalnya, ada seorang guru ingin mengetahui apakah suatu pendekatan mengenai waktu berbicara di kelas akan mempengaruhi kinerja atau prestasi siswa. Bila ia mengajurkan para siswa untuk bertanya secara

bebas, atau belajar dalam pasangan (in pairs) atau dalam kelompok, yang tidak hanya mendengarkan guru atau membaca buku, apakah pengertian mereka mengenai pelajaran tersebut akan lebih baik? Lesson study berusaha untuk memberi makna kepada situasi dari sudut pandang yang berlainan. Lesson study berupaya mencari pertanyaan yang benar sesuai dengan situasinya maupun jawabanya.

Dalam contoh di atas, guru akan mengadakan intropeksi mengenai pelaksanaan mengajar di kelasnya sendiri. Mengapa ia tidak puas dengan situasi yang dihadapinya sekarang? Apa yang ingin ia rubah? Bagaimana ia akan mengamati reaksi-reaksi terhadap tindakan yang akan ia lakukan tersebut? Bagaimana ia akan mengevaluasi reaksi-reaksi tersebut? Dan bagaimana ia akan mengakomodasikan penemuan-penemuannya? Ini semua merupakan pertanyaan-pertayaan dalam pendidikan yang penting, pertanyaan-pertanyaan yang setiap guru siap untuk menanyakan kepada diri sendiri mengenai apa yang terjadi, dan kesiapannya untuk menjawab secara jujur dan dengan mengikat konsekuensi yang akan dihadapinya.

Baca Juga :

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

  • April 2, 2020

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU
LESSON STUDY DAN KOMPETENSI GURU

Upaya meningkatkan kompetensi guru dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan, yakni pendekatan internal dengan memanfaatkan guru yang lebih berpengalaman sebagai pelatih, pendekatan eksternal dengan mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan ataupun studi lanjut, dan dengan pendekatan kemitraan melalui kerjasama antara perguruan tinggi dan sekolah. Karakteristik program kemitraan adalah dikembangkannya prinsip kolaborasi yang memberikan keuntungan pihak-pihak yang terlibat (Fandi Tjiptono & Anastasia Diana, 1996). Prinsip kolaborasi juga dapat dilakukan antar sesama guru dalam suatu sekolah juga dapat menjadi ajang yang efektif untuk meningkatkan mutu guru.

 

Lesson study sebagai salah satu program kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran dapat dikembangkan di sekolah sebagai studi untuk analisis atas suatu praktik pembelajaran yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis riset untuk menemukan inovasi pembelajaran tertentu.

 

 Lesson Study pada dasarnya adalah salah satu bentuk kegiatan pengembangan profesional guru yang bercirikan guru membuka pelajaran yang

dikelolanya untuk guru sejawat lainnya sebagai observer, sehingga memungkinkan guru-guru dapat membagi pengalaman pembelajaran dengan sejawatnya. Lesson study merupakan proses pelatihan guru yang bersiklus, diawali dengan seorang guru: 1) merencanakan pelajaran melalui eksplorasi akademik terhadap materi ajar dan alat-alat pelajaran; 2) melakukan pembelajaran berdasarkan rencana dan alat-alat pelajaran yang dibuat, mengundang sejawat untuk mengobservasi; 3) melakukan refleksi terhadap pelajaran tadi melalui tukar pandangan, ulasan, dan

diskusi dengan para observer. Oleh karena itu, implementasi program lesson study perlu dimonitor dan dievaluasi sehingga akan diketahui bagaimana keefektifan, keefesienan dan perolehan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

 

Lesson study sebagai salah satu kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran berasal dari bahasa Jepang Jugyokenkyu yang oleh Fernandez & Yoshida (Paidi, 2005) diartikan sebagai studi untuk analisis atas suatu praktik pembelajaran yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis riset untuk menemukan inovasi pembelajaran tertentu. Di sekolah-sekolah di Jepang

kegiatan lesson study sebagai media untuk belajar dari pembelajaran yang merupakan

 

  1. inisiatif suatu sekolah atau guru untuk meningkatkan diri atau untuk memperoleh masukan atas pembelajaran inovatif yang telah

dipikirkan/dilakukan, dengan cara membuka kelas bagi guru lain atau pengamat lain.

  1. wahana belajar bagi guru/peserta lain (juga guru penampil sendiri).
  2. wahana bersejawat, berdiskusi/sharing pikiran untuk meningkatkan keprofesionalan mereka.
  3. Wahana berkolaborasi antara sekolah dengan universitas atau lembaga lain, kolaborasi antara guru dengan dosen atau pemikir pendidikan lainnya guna menghasilkan inovasi pembelajaran.

 

Lebih lanjut Paidi menyatakan bahwa ada tiga tahapan utama dari lesson study yakni:

  1. Tahap perencanaan (planning): pada tahapan ini secara kolaboratif (guru dengan guru atau guru dengan dosen atau guru dengan pemikir) menyusun suatu perencanaan pembelajaran yang inovatif sehingga dihasilkan suatu perencanaan pembelajaran (lesson plan) yang terbaik dan membantu siswa belajar dengan baik yang disusun berdasarkan pengalaman, hasil pengamatan, buku-buku atau sumber ide lainnya.
  2. Tahap implementasi (implementing/do): pada tahapan ini dilakukan pembagian tugas bagi pihak-pihak yang berkolaborasi untuk

meimplementasikan lesson plan yang sudah disusun. Salah satu kolaborator berperan sebagai guru dan yang lainnya sebagai pengamat/observer yang melakukan pengamatan dengan menggunakan lesson plan sebagai acuan. Pada skala besar kegiatan implementasi ini dapat diikuti oleh guru atau pemerhati pendidikan lainnya di luar pihak-pihak yang berkolaborasi.

  1. Tahap refleksi (reflecting/see): pada tahap ini pihak-pihak yang berkolaborasi (atau dengan ditambah pengamat lainnya) duduk bersama untuk melakukan diskusi dalam bentuk sharing mengenai apa-apa yang baru saja mereka tangkap dan amati dari implemantasi lesson plan yang telah dilakukan.

 

Dengan melihat tahapan pelaksanaan kegiatan lesson study maka monitoring dan evaluasi yang dilakukan juga harus mengacu pada tahapan yang dilakukan.

 

Lesson study adalah salah satu alternative kegiatan yang diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan sekaligus sebagai suatu strategi untuk peningkatan kemampuan professional guru yang dilaksanakan dalam bentuk sharing experiences antara guru pelaksana dengan guru lainnya. Oleh karena itu beberapa manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan lesoon study ini adalah:

 Sumber : https://cialis.id/

Sumber : https://forbeslux.co.id/

Jenis-Jenis Dokumentasi Pembelajaran

  • April 2, 2020

Jenis-Jenis Dokumentasi Pembelajaran

Jenis-Jenis Dokumentasi Pembelajaran

Menurut Kamus umum bahasa Indonesia, arti dari kata “ dokumentasi “, adalah sesuatu yang tertulis , tercetak atau terekam yang dapat dipakai sebagai bukti atau keterangan. Adapun definisi dokumentasi adalah pemberian atau pengumpulan bukti-bukti dan keterangan. Sedangkan dalam pengelolaan kegiatan dokumentasi Lesson Study didefinisikan sebagai suatu bahan untuk refleksi kegiatan pembelajaran yang berfungsi sebagai alat evaluasi atau Refleksi dari perencanaan sampai implementasi suatu model pembelajaran; informasi Model Pembelajaran; Stategi Pembelajaran yang diterapkan; Interaksi aktif siswa terekam dalam proses dokumentasi.

Kegiatan pembelajaran dalam lesson study yang akan dijadikan bahan kajian bersama adalah kegiatan riil dan utuh sepanjang waktu proses pembelajaran tersebut berlangsung. Sekiranya 1 jam pelajaran berlangsung selama 40 menit, maka kegiatan pembelajaran utuh juga semestinya lebih kurang selama waktu 40 menit. Pendokumentasian pada lesson study pun seharusnya berdurasi tidak jauh berkurang dari proses pembelajaran yang berlangsung.

Ditinjau dari jenis-jenisnya dokumentasi pembelajaran untuk lesson study ada beberapa macam :

1. Dokumentasi Visual, dapat berupa hasil pemotretan event-event penting baik dengan kamera konvensional maupun digital. Hasilnya berupa gambar-gambar urutan kejadian dalam kelas selama PBM berlangsung;

2. Dokumentasi Audio, jenis ini menekankan pada rekaman suara di dalam kelas selama PBM berlangsung. Rekaman ini sangat penting untuk mengkaji kualitas verbal dan isi instruksi-instruksi yang disampaikan oleh guru, atau pun juga respon verbal siswa di dalam PBM yang sedang berlangsung; dan

3. Video, jenis dokumentasi ini sangat menguntungkan apabila digunakan di dalam kelas saat PBM berlangsung. Kedua aspek, yakni visual dan audio akan terekam dalam sekuens yang lebih lengkap dan jelas. Keuntungan jenis video adalah mampu merekam semua ekspresi dan impresi siswa maupun guru dengan baik. Sudah barang tentu dari ke-3 jenis dokumentasi di atas, kesemuanya akan saling melengkapi dengan kelebihan kualitas masing-masing. Namun apabila harus diambil sebuah pilihan, maka hendaknya diambil yang jenis video karena akan lebih banyak

Sumber : https://forbeslux.co.id/

 

Huawei P11 Dikabarkan Bakal Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan 24 MP Kamera Depan

Huawei P11 Dikabarkan Bakal Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan 24 MP Kamera Depan

  • March 31, 2020

Huawei P11 Dikabarkan Bakal Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan 24 MP Kamera Depan

 

Huawei P11 Dikabarkan Bakal Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan 24 MP Kamera Depan
Huawei P11 Dikabarkan Bakal Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan 24 MP Kamera Depan

Saat ini banyak smartphone keluaran terbaru yang mengandalkan dua kamera di bagian belakang untuk

meningkatkan kualitas jepretan. Namun bukan tidak mungkin jika tahun depan bakal ada smartphone yang mengusung hingga tiga kamera belakang sekaligus.

Yap, adalah Huawei P11, smartphone yang dikabarkan bakal dipersenjatai dengan tiga kamera belakang. Kabar ini diluncurkan oleh Evan Blass di akun miliknya yakni @evleaks.
“Is the next Huawei P-series going to be an imaging powerhouse? A digital artist at one of the company’s creative agencies added these “PCE Series” ads to their portfolio — claiming 40MP, 3 lens rear (5x hybrid zoom) + 24MP selfie, all Leica-co-developed. pic.twitter.com/t8w3VlL55L
— Evan Blass (@evleaks) December 6, 2017 “

Berdasarkan informasi yang beredar, Huawei P11 dipersenjatai dengan tiga kamera belakang lantaran demi

tercapainya resolusi 40 MP pada kamera smartphone tersebut. Selain itu, dengan tiga buah kamera belakang diharapkan kamera Huawei P11 mampu melakukan 5x hybrid zoom. Kalau benar direalisasikan, maka inovasi yang akan dihadirkan oleh Huawei tentu saja sangat mengesankan.

Selain itu dikabarkan pula jika Huawei P11 juga akan dipersenjatai dengan kamera depan beresolusi tinggi, mencapai 24 MP. Soalnya, saat ini smartphone sudah menjadi salah satu alat utama untuk selfie, makanya Huawei ingin agar P11 juga bisa diandalkan oleh para penggiat selfie.

Agar bisa menghasilkan foto berkulitas jempolan, optic Leica yang nanti akan disematkan pada Huawei P11 bakal

memiliki kemampuan untuk mengumpulkan cahaya 100% lebih banyak. Selain itu terdapat pula fitur Pro Night Mode yang akan membantu kamu untuk memotret saat malam hari agar hasil foto bisa focus meskipun tanpa menggunakan tripod. Dikatakan pula jika Huawei akan mengandalkan teknologi Al untuk mengatasi guncangan yang kerap timbul saat memotret pada malam hari.

Akankan semua rumor tersebut menjadi kenyataan? Untuk mengetahuinya kita tunggu saja perkembangan kabar selanjutnya.

Baca Juga:

 

 

Akan Seperti Inikah Wujud Samsung Galaxy A8+ (2018)

Akan Seperti Inikah Wujud Samsung Galaxy A8+ (2018)?

  • March 31, 2020

Akan Seperti Inikah Wujud Samsung Galaxy A8+ (2018)?

 

Akan Seperti Inikah Wujud Samsung Galaxy A8+ (2018)
Akan Seperti Inikah Wujud Samsung Galaxy A8+ (2018)

Sebelum dirilis secara resmi, akhir-akhir ini udah banyak bocoran terkait Samsung Galaxy A8+ (2018). Nah, untuk

bocoran terbaru kali ini berupa video yang memperlihatkan bagaimana wujud sebenarnya dari sebuah smartphone yang digadang-gadang adalah Samsung Galaxy A8+.

Dalam video tersebut terlihat bahwa smartphone yang diduga adalah Samsung Galaxy A8+ tampil dengan desain

bezel-less seperti smartphone flagship baru kebanyakan, yang tentunya hal itu bagus karena membuat desain smartphone ini terlihat menawan.

Selain itu, dalam video juga diperlihatkan seperti apa spesifikasi yang diusung oleh smartphone tersebut, seperti misalnya layar S-AMOLED berukuran 6 inch beresolusi 2280 x 1080 pixels. Untuk sektor kinerja mengusung chipset Exynos 7885 dengan prosesor octa-core 2.2 GHz, yang chipset tersebut dipadukan dengan RAM 6 GB. Selain itu terdapat pula memori internal berkapasitas 64 GB sebagai media untuk menyimpan berbagai jenis file.

Berlanjut ke sektor fotografi, smartphone ini sepertinya bakal dipersenjatai dengan kamera selfie beresolusi 16 MP

dan 8 MP. Sedangkan untuk di bagian belakang terdapat kamera beresolusi 16 MP dengan bukaan sensor f/1.7 plus fitur OIS (Optical Image Stabilization). Selain terdapat kamera, di bagian belakang juga ada sensor untuk pemindai sidik jari dan tombol untuk mengaktifkan Bixby. Asyiknya lagi, smartphone ini juga mengantongi sertifikasi IP68, yang artinya sudah tahan terhadap air dan debu.

Penasaran seperti apa video bocoran Samsung Galaxy A8+ tersebut? Monggo ditonton aja video di bawah ini.

Sumber:

https://nashatakram.net/allan-poes-apk/

Spesifikasi Sony Xperia H8216 Bocor, Inikah Smartphone Flagship Selanjutnya dari Sony

Spesifikasi Sony Xperia H8216 Bocor, Inikah Smartphone Flagship Selanjutnya dari Sony?

  • March 31, 2020

Spesifikasi Sony Xperia H8216 Bocor, Inikah Smartphone Flagship Selanjutnya dari Sony?

 

Spesifikasi Sony Xperia H8216 Bocor, Inikah Smartphone Flagship Selanjutnya dari Sony
Spesifikasi Sony Xperia H8216 Bocor, Inikah Smartphone Flagship Selanjutnya dari Sony

Menjelang akhir tahun 2017 ini banyak bermunculan bocoran smartphone anyar yang diharapkan bakal hadir pada

tahun 2018 mendatang. Salah satunya adalah bocoran smartphone anyar besutan Sony. Yap, baru-baru ini telah beredar bocoran spesifikasi sebuah smartphone yang digadang-gadang merupakan smartphone flagship Sony selanjutnya.

Adalah Sony Xperia H8216, sebuah smartphone flagship yang diperkirakan bakal hadir pada tahun 2018 mendatang. Sebagai sebuah smartphone flagship tentunya smartphone ini harus mengusung spesifikasi yang jempolan. Nah, sebelum dirilis secara resmi, spesifikasi smartphone tersebut malah sudah bocor duluan di dunia maya.

Berdasarkan bocoran yang beredar, smartphone ini akan mengusung bentang layar seluas 5,48 inch beresolusi 1080

pixels. Smartphone ini memiliki bodi berdimensi 148 × 73,4 × 7,4 mm dengan bobot 156 gram. Sertifikasi IP 65/68 juga sudah dikantongi oleh smartphone ini, sehingga sudah pasti tahan terhadap air dan debu.

Beralih ke sektor dapur pacu, Sony Xperia H8216 bakal mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 845 sebagai sumber performanya. Sony menyandingkan chipset tersebut dengan RAM 4 GB. Sebagai media penyimpanan telah disediakan memori internal berkapasitas 64 GB. Untuk daya smartphone ini sendiri berasal dari baterai berkapasitas 3.130 mAh.

Sementara pada sektor fotografi, Sony akan menyematkan kamera belakang beresolusi 12 MP. Tapi masih belum

jelas apakah smartphone ini akan mengusung satu kamera atau dua kamera belakang. Selain itu, untuk berfoto selfie kamu bisa mengandalkan kamera depannya yang memiliki resolusi 15 MP. Smartphone ini nantinya akan berjalan pada OS Android 8.1 Oreo. Masih berdasarkan bocoran, smartphone ini bakal hadir dengan fitur dual SIM card dan dukungan Quick Charge.

Sampai saat ini masih sebatas itu saja bocoran terkait Sony Xperia H8216. Untuk mengetahui bocoran lainnya kita tunggu aja perkembangan berita selanjutnya.

Sumber:

https://nashatakram.net/happy-home-decor-apk/