MEDIATOR

  • February 5, 2020

Table of Contents

MEDIATOR

MEDIATOR

Konflik yang terjadi antara pekerja dengan pengusaha  :

Konflik yang bisa di atasi dengan melalukan kontak langsung

 Konflik yang hanya dapat teratasi dengan mendatangkan pihak ketiga(perantara) yaitu :

KONSOLIDASI adalah  mediator perantara yang tidak mempunyai wewenang dalam pencapaian tujuan kesepakatan tersebut,jadi hanya sebagai kataalisator.

MEDIASI sebagai mediator yang mempunyai wewenang untuk memberikan saran-saran saja  kepada kedua belah pihak.

ARBITRASI sebagai mediator yang mempunyai kewenangan untuk memberikan saran  maupun keputusan –keputusan yang harus disetujui dan mengikat antara kedua belah pihak.

Konflik macet untuk menyelesaikannya dapat diatasi dengan memakai lembaga:

BIPARTIE  adalah lembaga konsultasi dan musyawarah yang dibentuk oleh pekerja bersama-sama dengan pengusaha untuk mengatasi macetnya konflik antara kedua belah pihak.

LEMBAGA TRIPARTILE  adalah suatu lembaga kerja sama antara pemerintah.organisasi pengusaha  dan organisasi karyawan yang bertujuan untuk menytukan konsepsi dan sikap dalam menhadapi ketenagakerjaan.

Teknik Atau Keahlian Untuk Mengelola Konflik

Ada beberapa pendekatan dalam resolusi konflik yaitu tergantung pada :

Konflik itu sendiri

Karakteristik orang-orang yang terlibat di dalamnya

Keahlian individu yang terlibat dalam penyelesaian konflik

Pentingnya isu yang menimbulkan konflik

Ketersediaan waktu dan tenaga

Strategi Dalam Menyiasati Konflik

  1. a)      Menghindar

Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”

  1. b)      Mengakomodasi

Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.

  1. c)      Kompetisi

Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.

  1. d)     Kompromi atau Negosiasi

Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

  1. e)      Memecahkan Masalah atau Kolaborasi

Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.

Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya

Sumber : https://solidaritymagazine.org/