Ojek Online Bonceng Gandeng Tim IT BlackBerry, Halau Serangan Hacker

  • January 21, 2020

Ojek Online Bonceng Gandeng Tim IT BlackBerry, Halau Serangan Hacker

Ojek Online Bonceng Gandeng Tim IT BlackBerry, Halau Serangan Hacker

Salah satu layanan ride sharing yang baru saja di luncurkan beberapa waktu lalu

, Bonceng, dikabarkan mendapat sejumlah serangan oleh para peretas, yang berakibat platform ojek online besutan Faiz Noufal ini mengalami gangguan dalam layanan mereka.

Serangan peretas yang menargetkan server layanan milik Bonceng, di ketahui telah terjadi sejak 10 Desember 2018 lalu, dimana server yang melayani aplikasi Bonceng mengalami gangguan berupa serangan yang biasan disebut dengan serangan DdoS (Distributed denial of service).
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple

Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Dari investigasi tim IT internal mereka, serangan DdoS ini tercatat berasal dari enam lokasi yang berbeda. Para kriminal dunia maya tersebut berupaya terus menerus bekerja dan menjadikan server Bonceng sebagai host target dalam serangan tersebut.
Baca Juga : Gawat, Smartphone Samsung Galaxy S7 Rentan Di Retas

“Server Bonceng sempat mengalami traffic flooding dan request flooding serta ping flood

yang mengakibatkan akses oleh pengguna ke server jadi terhambat. Akibatnya aplikasi berjalan sangat lambat. Serangan ini kami terima hampir setiap hari sehingga pengguna harus melakukan update aplikasi berulang kali,” Jelas Faiz Noufal selaku CEO Bonceng, dalam keterangannya, seperti dikutip dari Liputan6.

Oleh karena itu, guna menghindari serangan tersebut terjadi lagi, pihak Bonceng pun mulai berbenah dengan segera membentuk Tim IT yang lebih solid dan lebih canggih. Bahkan pihak Bonceng pun di ketahui telah bekerja sama dan menggandeng Tim IT dari Kanada yang menangani BlackBerry.

“Alhamdulillah, bisa di-handle segera. Sekarang kami lebih siap. Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan tim IT client Blackberry dari Kanada terkait security untuk menangkal segala serangan hacker,” ujar Faiz Lebih lanjut.

 

Baca Juga :

Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa?

  • January 21, 2020

Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa?

Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa

Bagi pengguna media sosial Facebook, nama Permadi Arya atau lebih dikenal dengan nama Abu Janda

tentu sudah tidak asing lagi. Dilaman Fan Page nya, Ia kerap melontarkan kritikan dan beseberangan dengan kubu oposisi.

Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa pegiat media tersebut tengah melayangkan surat somasi Rp1 triliun kepada CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg atas tuduhan dirinya termasuk produsen fitnah Saracen.
Muat Lebih

Analisa Pakar Mengenai Pembobolan Rekening Bank Milik Ilham BintangJadi Youtuber Gaming,

Nenek 89 Tahun Ini Jago Main GTA dan CoDPewDiePie Hapus Akun Twitter, Ada Apa ?

Didampingi lebih dari 10 kuasa hukum dari FMP Law Firm, Ia mendatangi perwakilan kantor Facebook yang berada di kawasan Gatot Subroto, Jakarta.

“Alasan saya karena katanya menurut temuan mereka, Page Abu Janda followers-nya 500 ribu bagian dari Saracen dan nama saya disebut jelas,” kata Permadi Arya alias Abu Janda di Capital Place, Jumat (8/2), sepeti dikutip dari laman CNN Indonesia.
Baca Juga : Raih 20 juta Subscribers, Berapa Penghasilan Atta Halilintar Per Bulan

Dalam pernyataannya, Arya mengatakan bahwa alasan ia mensomosi pihak Facebook karena dirinya tak terima dituduh menjadi bagian Saracen. Somasi yang ia layangkan ke pihak Facebook ia tegaskan bukan semata-mata karena akun Fans Page Facebooknya ditutup.

“Ini kami kasih waktu empat hari buat Facebook membersihkan nama saya dan mengembalikan akun saya yang di-banned. Kalau dalam empat hari tidak dibuat clear, serius kami akan gugat ke pengadilan materiil dan Kepolisian soal UU ITE,” tuturnya.

Oleh karena itu, Abu Janda meminta agar pihak Facebook cukup membuat rilis melalui Facebook

News Room dan menegaskan Permadi Arya bukan bagian Saracen dan kemudian mengaktifkan kembali akunnya yang sempat di berangus oleh pihak FB.

Menurutnya, langkah yang diambil tersebut atas dasar riset dan penelitian tim hukumnya yang menemukan Facebook siap mengikuti proses hukum di negara yang berperkara, dalam kasus ini Indonesia.

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/amigo-pancho-2-apk/

Ultah Yang Ke-5, Indodax Siapkan Hadiah Mobil dan Motor

  • January 21, 2020

Ultah Yang Ke-5, Indodax Siapkan Hadiah Mobil dan Motor

Ultah Yang Ke-5, Indodax Siapkan Hadiah Mobil dan Motor

Indonesia Digital Asset Exchange atau yang lebih familiar dengan nama INDODAX

, merupakan salah satu penyedia platform jual-beli aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, tengah merayakan hari jadinya yang ke lima.

Guna memeriahkan acara tersebut, pihak Indodax menggelar program bertajuk Badai Hadiah Indodax dengan hadiah utama mobil, motor Yahama Nmax, Honda Revo dan beragam hadiah menarik lainnya.
Muat Lebih

Makin Mudah, Kirim DM Instagram Kini Bisa Lewat DesktopArti PO Saat Belanja di Online

ShopBeberapa Istilah Populer di WhatsApp yang Harus Kalian Tahu

Oscar Darmawan, selaku CEO Indodax, menjelaskan jika program ini berlaku untuk semua anggota baik anggota baru maupun lama yang status keanggotaanya sudah terverifikasi.

“Kini Indodax menjadi platform jual-beli aset digital terbesar di Indonesia dengan jumlah member yang lebih dari 1,5 juta pada Desember 2018. Melalui program #BadaiHadiahIndodax, kami ingin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendukung Indodax hingga saat ini”,
Baca Juga : E2ecommerce Indonesia 2018, Membangun Kolaborasi Yang Kuat Untuk Mendorong Pertumbuhan Ecommerce Indonesia

“Ke depan, Indodax akan terus selalu berusaha menjadi platform perdagangan aset digital yang makin profesional dan terpercaya”, ujar Oscar Darmawan, di Jakarta seperti dikutip dari laman merdeka.com.

Program dengan tagar #BadaiHadiahIndodax sendiri

adalah merupakan sebuah kontes jual-beli aset digital yang dimulai sejak 15 Februari hingga 15 Mei 2019.

Dengan total hadiahnya lebih dari Rp 300 Juta untuk 100 orang pemenang, pihak INDODAX juga telah menyiapkan hadiah utama berupa satu unit mobil All New Honda Brio Satya.

Dalam kontes #BadaiHadiahIndodax ini, terdapat 3 kategori hadiah yang sudah disiapkan dan akan diumumkan dalam 4 tahap. Kategori yang pertama adalah Hadiah Bulanan (Februari, Maret, dan April) dengan hadiah sepeda motor dan smartphone.

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/metal-slug-attack-apk/

Fitbit Garap Pelacak Untuk Segmen Korporat

  • January 16, 2020

Fitbit Garap Pelacak Untuk Segmen Korporat

Fitbit Garap Pelacak Untuk Segmen Korporat

Vendor wearable device terkemuka, Fitbit, memperkenalkan dua perangkat

yang menargetkan pelanggan korporat. Karena menyasar segmen bisnis, produk ini disebutkan tidak tersedia secara langsung bagi konsumen ritel.

Dalam keterangan resminya, Fitbit mengatakan, perangkat akan tersedia “secara eksklusif melalui divisi perusahaan, kesehatan, rencana kesehatan, dan mitra sistem kesehatan dan pelanggan dari organisasi mereka, peserta dan anggota”.

Di samping bisnis pelacak konsumen yang ada, di mana pasar kurang memberi inspirasi,

Fitbit telah berupaya meningkatkan kehadirannya dalam aplikasi layanan kesehatan bisnis-ke-bisnis. Ini, di samping bisnis smartwatch yang berkembang. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong penjualan gelang kebugaran.

Vendor sebelumnya mencatat peluang dalam manajemen kesehatan, masalah yang berkembang baik bagi perusahaan dan penyedia layanan kesehatan, mendorong adopsi solusi teknologi, termasuk perangkat dan layanan pendukung.

Produk-produk baru Fitbit itu, adalah Inspire dan Inspire HR.

Keduanya menawarkan fungsi pelacak inti, termasuk pemantauan detak jantung, aktivitas dan pelacakan tidur.

Beberapa laporan menyatakan bahwa perangkat ini adalah yang termurah dari Fitbit. Namun karena tidak tersedia untuk penjualan konsumen, perusahaan belum mempublikasikan harga.

Memasuki akhir 2018, permintaan wearable device sesungguhnya menunjukkan tanda-tanda peningkatan, terutama di pasar utama, seperti AS.

Merujuk pada Laporan NPD Group, sebanyak 16 persen orang dewasa di AS kini memiliki smartwatch, pada November 2018. Angka itu naik empat poin dari persentase waktu yang sama pada tahun 2017.

 

Baca Juga :

WhatsApp Ujicoba Fitur Tolak Gabung Undangan Grup

  • January 16, 2020

WhatsApp Ujicoba Fitur Tolak Gabung Undangan Grup

WhatsApp Ujicoba Fitur Tolak Gabung Undangan Grup

Baru-baru ini, WhatsApp tengah menguji coba fitur. Fitur ini nantinya akan memungkinkan pengguna untuk menolak bergabung dalam ke grup obrolan WhatsApp.

Seperti dilaporkan Bgr, fitur ini memberikan kontrol privasi ke pengguna, pasalnya tidak semua pengguna WhatsApp suka jika dirinya dimasukan dalam group atau obrolan group, namun ketika dimasukan ke dalam group pengguna tidak dapat menolaknya.

Sehingga WhatsApp coba mencari solusi, uji coba fitur ini baru tersedia untuk mereka yang ada di dalam program beta iOS. Namun demikian, fitur ini akan diluncurkan untuk perangkat Android.

Kini, fitur tolak gabung ke grup ini tengah dikembangkan

, jadi memang belum bisa dipakai oleh pengguna.

Cara kerja fitur ini, seperti yang beredar di dunia maya, pengguna WhatsApp akan mendapatkan sejumlah kontrol terkait dengan siapa saja yang bisa mengundang mereka ke dalam grup.

Dalam tangkapan layar, nantinya ada opsi di Setting terkait dengan “Siapa yang bisa menambahkan saya ke grup”, kemudian pengguna akan diberi pilihan “Everyone”, “My Contacts”, atau “Nobody”.

Pengguna juga akan mendapatkan pengaturan privasi untuk tiap jenis obrolan

atau pesan.Opsi ini akan berada di menu Setting Privacy yang sebelumnya hanya mengatur “Last Seen” atau waktu terakhir terlihat, “Profile Photo”, “About”, dan “Status”.Nantinya jika fitur ini sudah resmi hadir, opsi “Groups” ditambahkan ke dalam menu Privacy.

Sebelumnya seperti yang sudah dilaporkan, WhatsApp dilaporkan salah salah satu pengguna di India. Pengguna tersebut melaporkan, ke Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi (MeitY) India.

Langkah pemerintah India itu dilakukan setelah beberapa orang mengeluh bahwa

mereka ditambahkan ke kelompok acak berulang kali tanpa persetujuan mereka. Setelah keluhan dibawa ke Kementerian, kementerian pun mengangkat masalah ini dengan WhatsApp.

 

Sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/review-titanium-backup-pro

VP Oppo: Oppo R19 Batal Meluncur Tahun Ini

  • January 16, 2020

VP Oppo: Oppo R19 Batal Meluncur Tahun Ini

VP Oppo Oppo R19 Batal Meluncur Tahun Ini

 

Oppo tengah menyiapkan ponsel terbarunya yakni R19. Beberapa waktu lalu

ramai beritakan, Oppo R19 akan diluncurkan di tahun 2019 ini. Namun, hal itu takkan terjadi.

Dilansir dari GSMarena, Oppo R19 tidak akan diluncurkan di tahun 2019 ini. Ini dikonfirmasi langsung oleh Brian Shen selaku Oppo Vice President (VP) dan pemimpin divisi Domestik melalui akun Weibonya. Dalam postingannya di Weibo, Brian mengatakan bahwa Oppo menunda peluncuran R19.

Di tahun ini, Oppo akan meluncurkan smartphone barunya yakni F11 Pro bukan R19.

Banyak orang beranggapan bahwa F11 Pro adalah R19. Sebab dari segi desain dan spesifikasi, banyak kemiripan antara R19 dan F11 Pro.

Rumor yang beredar beberapa waktu lalu menunjukan bahwa R19 akan mengusung kamera pop-up seperti F11 Pro. Namun, R19 hadir dengan sensor UD fingerprint.

Dalam serangkaian balasan di jejaring sosial Tiongkok, Shen juga

mengatakan bahwa smartphone dengan pop-up camera akan dipasarkan di negara berkembang. Kemungkinan ponsel tersebut adalah Oppo F11 Pro. Pasar tersebut mencakup wilayah Asia Pasifik, Afrika, Maroko dan lainnya.

Brian juga belum memastikan apakah R19 ditunda peluncurannya atau bahkan tidak akan diproduksi sama sekali bahkan diganti nama menjadi F11 Pro. Tidak dijelaskan pula oleh Brian alasan dari penundaan peluncuran Oppo R19.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/DCkd-7zc/Review-Titanium-Backup-Pro

PUBG Andalkan Machine Learning Menghentikan Pemain Curang

  • January 7, 2020

PUBG Andalkan Machine Learning Menghentikan Pemain Curang

PUBG Andalkan Machine Learning Menghentikan Pemain Curang

Tidak bisa dipungkiri Games PlayerUnknown’s Battleground

(PUBG) kian digemari, sehingga pembaruan terus digulirkan untuk kenyamanan pemainnya, khususnya dari pemain curang.

Untuk itu, developer berupaya menekan kemunculan cheaters atau gamer curang. Dilansir Altchar, PUBG memahami bahwa satu orang saja yang bermain secara tidak adil dapat sangat mempengaruhi kesenangan banyak orang, dan karenanya PUBG perlu mempertahankan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi daripada permainan lainnya.

Yang dilakukan PUBG, selain memakai program anti curang dari third party,

seperti BattlEye dan Uncheater, tim terkait di PUBG Corp juga memakai machine learning untuk mempelajari kebiasaan main penggunanya.

Tim anti-cheat di PUBG Corp mengunggah update di steam yang memberitahukan sebagian dari pekerjaan mereka dalam waktu beberapa bulan terakhir.

Dengan memblokir serangan injeksi juga telah menjadi prioritas bagi tim.

Sehingga sebanyak 3TB dianalisis oleh tim setiap hari dan juga ada lebih dari 10 juta laporan.

Selain mengawasi permainan, PUBG Corp memonitor tempat-tempat yang memungkinkan pemain untuk curang, 100 orang dipekerjakan untuk menonton berbagai situs web dan grup Discord.

Pembaruan ini juga mencakup hasil tindakan hukum terhadap orang-orang yang menjual program-program ini. Ada sekira 250 penangkapan yang dilakukan pada 2018 di China dan Korea Selatan.

 

Baca Juga :

Jonatan Christie Sumbang Suara untuk Navigasi Waze

  • January 7, 2020

Jonatan Christie Sumbang Suara untuk Navigasi Waze

Jonatan Christie Sumbang Suara untuk Navigasi Waze

Waze bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk kampanye khusus yang

menghadirkan fitur suara bintang bulutangkis Indonesia, Jonatan Christie (Jojo).

Para pengguna Waze di Indonesia dapat menggunakan suara pemain bulutangkis tersebut untuk navigasi, dengan memilih Pengaturan> Petunjuk suara> JOJO – Jonatan Christie.

“Kami sangat antusias dengan kemitraan kami bersama Bank Mandiri karena ini adalah kolaborasi pertama Waze dengan lembaga keuangan perbankan dan di Indonesia”, kata Marlin R. Siahaan (Iyut), Country Manager, Waze Indonesia.

Sebagai salah satu fitur paling populer Waze, sebut Marlin, fitur navigasi suara

yang dimiliki oleh Waze adalah cara terbaik bagi perusahaan dan brand untuk dapat terhubung dengan pengguna Waze yang ada di dalam kendaraan, dengan menghadirkan pengalaman yang memberi kesan dan pengalaman unik tersendiri terhadap brand yang ditampilkan.

Bank Mandiri bekerja sama dengan Waze untuk membangun kesadaran masyarakat dan visibilitas terhadap perusahaan mereka di kalangan milenial.

“Kerja sama dengan Waze merupakan bagian dari strategi Bank Mandiri untuk terus selalu memberikan inovasi digital dan terhubung dengan generasi milenial, di mana semakin relevan dengan kebutuhan mereka yang selalu mengandalkan gadget untuk berbagai hal,” kata Yoesman Sugianto, SVP Bank Mandiri.

Hingga saat ini lebih dari 74.020 pengguna telah menggunakan fitur

navigasi suara Jojo dengan total penggunaan dalam mengendarai sebanyak 763.009, di mana total waktu pengendara sebanyak 491.838 jam dan 8.577.078 km jarak berkendara.

Jika Anda ingin mendengar suara Jojo menemani perjalanan Anda, unduh aplikasi Waze dari Play Store dan App Store.

 

Sumber :

https://dolanyok.com/

Gojek versi Thailand Resmi Mengaspal di Bangkok

  • January 7, 2020

Gojek versi Thailand Resmi Mengaspal di Bangkok

Gojek versi Thailand Resmi Mengaspal di Bangkok

Jika Anda berkunjung ke Bangkok, mulai hari ini Anda sudah bisa

menginstal aplikasi Gojek versi Thailand, bernama GET. Setelah melewati fase beta sejak Desember 2018, GET telah memperluas jangkauan layanan hingga menjangkau 80% kota Bangkok dan memperkenalkan layanan pesan-antar makanan Get-Food.

Pinya Nittayakasetwat, Co-Founder dan Chief Executive Officer GET, mengatakan, “GET telah berhasil menyelesaikan dua juta perjalanan, hanya dalam dua bulan sejak peluncuran fase beta di kota Bangkok. Hal tersebut membuktikan tingginya permintaan konsumen di sektor industri ini.”

Saat ini ada tiga layanan yang ditawarkan kepada masyarakat Bangkok,

yaitu: GET-Win, GET-Delivery dan GET-Food.

Aplikasi Gojek pertama kali diluncurkan pada Januari 2015 dan kini telah menjadi superapp yang melayani kebutuhan sehari-hari jutaan orang di Asia Tenggara. Gojek dan afiliasinya saat ini beroperasi di 204 kota dan kabupaten di lima negara Asia Tenggara, dengan ekosistem yang bermitra dengan 2 juta mitra driver, 400.000 merchants dan 60.000 penyedia layanan.

GET telah memperkenalkan program layanan manfaat bagi mitra driver yang cukup lengkap, meliputi pelatihan, akses kepada asuransi kendaraan, asuransi jiwa untuk mitra dan keluarganya, program tabungan serta aktivitas komunitas.

Tim manajemen GET terus berkoordinasi dengan pemerintah Thailand

untuk mendukung digitalisasi industri transportasi. Layanan transportasi roda dua GET-Win bermitra dengan para driver “Win” yang berlisensi. Driver “Win” merupakan mitra driver yang bekerja di industri ojek kota Bangkok.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/

Deretan Dirut Operator Selular Dengan Masa Jabatan Singkat

  • December 27, 2019

Deretan Dirut Operator Selular Dengan Masa Jabatan Singkat

Deretan Dirut Operator Selular Dengan Masa Jabatan Singkat

Pekan lalu, industri telekomunikasi dikejutkan dengan ditunjuknya Emma Sri Martini

sebagai Direktur Keuangan Pertamina.

Menteri BUMN Erick Thohir, memutuskan untuk memberikan pos tersebut kepada Emma, meski perempuan berhijab itu masih menjabat sebagai direktur utama Telkomsel.

Dengan penunjukkan itu, maka dipastikan Emma harus meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu Telkomsel. Meski sesungguhnya ia baru menjabat selama enam bulan, sesuai RUPS terakhir Telkomsel yang digelar pada Mei lalu.

Seperti diketahui, susunan direksi Telkomsel saat ini diisi oleh Emma Sri Martini s

ebagai direktur utama, Direktur Keuangan Heri Supriadi, Direktur Network Iskriono Windiarjanto, Direktur Sales Ririn Widaryanti, Direktur Marketing Rachel Goh, Dirketur IT Bharat Alva, Direktur Planning & Transformation Edward Ying dan Direktur Human Capital Management Irfan A Tachrir.

Hingga saat ini belum diketahui siapa yang bakal menggantikan Emma mengisi posisi tersebut.

“Sampai saat ini kami masih menunggu informasi resmi dari pemegang saham

mengenai hal ini. Selanjutnya kami akan sampaikan jika ada perkembangan lebih lanjut,” ucap Denny Abidin, VP Corporate Communications Telkomsel.

Dengan waktu menahkodai hanya sekitar enam bulan, Emma menjadi satu-satunya dirut di Telkomsel dengan masa jabatan singkat. Sebelumnya, dirut-dirut Telkomsel memiliki masa pengabdian cukup lama, minimal tiga hingga empat tahunan.
Namun di industri telekomunikasi, Emma bukan satu-satunya dirut operator selular dengan masa jabatan pendek.

 

Baca Juga :