Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa?

  • January 21, 2020

Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa?

Abu Janda Tuntut Facebook Rp 1 Triliun, Ada Apa

Bagi pengguna media sosial Facebook, nama Permadi Arya atau lebih dikenal dengan nama Abu Janda

tentu sudah tidak asing lagi. Dilaman Fan Page nya, Ia kerap melontarkan kritikan dan beseberangan dengan kubu oposisi.

Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa pegiat media tersebut tengah melayangkan surat somasi Rp1 triliun kepada CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg atas tuduhan dirinya termasuk produsen fitnah Saracen.
Muat Lebih

Analisa Pakar Mengenai Pembobolan Rekening Bank Milik Ilham BintangJadi Youtuber Gaming,

Nenek 89 Tahun Ini Jago Main GTA dan CoDPewDiePie Hapus Akun Twitter, Ada Apa ?

Didampingi lebih dari 10 kuasa hukum dari FMP Law Firm, Ia mendatangi perwakilan kantor Facebook yang berada di kawasan Gatot Subroto, Jakarta.

“Alasan saya karena katanya menurut temuan mereka, Page Abu Janda followers-nya 500 ribu bagian dari Saracen dan nama saya disebut jelas,” kata Permadi Arya alias Abu Janda di Capital Place, Jumat (8/2), sepeti dikutip dari laman CNN Indonesia.
Baca Juga : Raih 20 juta Subscribers, Berapa Penghasilan Atta Halilintar Per Bulan

Dalam pernyataannya, Arya mengatakan bahwa alasan ia mensomosi pihak Facebook karena dirinya tak terima dituduh menjadi bagian Saracen. Somasi yang ia layangkan ke pihak Facebook ia tegaskan bukan semata-mata karena akun Fans Page Facebooknya ditutup.

“Ini kami kasih waktu empat hari buat Facebook membersihkan nama saya dan mengembalikan akun saya yang di-banned. Kalau dalam empat hari tidak dibuat clear, serius kami akan gugat ke pengadilan materiil dan Kepolisian soal UU ITE,” tuturnya.

Oleh karena itu, Abu Janda meminta agar pihak Facebook cukup membuat rilis melalui Facebook

News Room dan menegaskan Permadi Arya bukan bagian Saracen dan kemudian mengaktifkan kembali akunnya yang sempat di berangus oleh pihak FB.

Menurutnya, langkah yang diambil tersebut atas dasar riset dan penelitian tim hukumnya yang menemukan Facebook siap mengikuti proses hukum di negara yang berperkara, dalam kasus ini Indonesia.

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/amigo-pancho-2-apk/