16.666 Siswa Lulus PMDK-PN 2019

  • August 26, 2019

16.666 Siswa Lulus PMDK-PN 2019

16.666 Siswa Lulus PMDK-PN 2019

Sebanyak 16.666 siswa dinyatakan lulus seleksi Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) dan telah diterima di 42 politeknik negeri di seluruh Indonesia. Siswa yang lulus tersebut berasal dari 206.852 siswa yang mendaftar dari 8.421 sekolah asal. Demikian disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir pada Siaran Pers Pengumuman Hasil PMDK-PN 2019 di Politeknik Negeri Semarang, Selasa (16 April 2019).

“Angka pendaftar PMDK-PN naik 13% dibandingkan tahun lalu, yakni dari 183.827 siswa menjadi 206.852 siswa. Ini menunjukkan bahwa siswa yang berminat studi lanjut di politeknik naik signifikan. Bahkan, di beberapa politeknik ada kenaikan pendaftar hampir 30%,” ungkap Menristekdikti.

Di samping itu, politeknik juga menjaring calon mahasiswa dari kalangan ekonomi terbatas. Untuk ini, Kemenristekdikti telah menyiapkan beasiswa Bidikmisi bagi 10.000 calon mahasiswa politeknik yang lolos seleksi melalui jalur PMDK-PN dan Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN).

Menteri Nasir menjelaskan, meningkatnya animo siswa mendaftar ke politeknik menunjukkan baik siswa maupun orang tua siswa sudah teredukasi dengan baik. Politeknik bukan lagi menjadi pilihan kedua, namun menjadi perguruan tinggi pilihan untuk menjadi lulusan terampil dan berkompetensi.

“Diharapkan kita bisa meningkatkan fasilitas yang ada di politeknik. Pemerintah juga ingin mendorong penyiapan tenaga kerja profesional. Apa yang sudah dilakukan di tahun 2018 dan 2017, ternyata mengalami kemajuan luar biasa, yaitu dengan mendapatkan sertifikat kompetensi,” tutur Nasir.

Menristekdikti menyampaikan, ke depan Kemenristekdikti akan mengintegrasikan seleksi masuk politeknik melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN untuk menjaring mahasiswa berkualitas yang sesuai kompetensinya.

Sementara itu, Ketua Forum Direktur, Rachmad Imbang Tritjahjono menyampaikan

, akses pengumuman hasil PMDK PN 2019 dapat dilihat melalui laman resmi http://pmdk.politeknik.or.id.

“Peserta dapat melihat hasil pengumuman dengan cara memasukkan nomor pendaftaran. Akan ada informasi yang bersangkutan diterima, menjadi cadangan atau belum lolos,” jelas Imbang.

Selain itu, Imbang menyampaikan, jumlah total mahasiswa politeknik se-Indonesia sekitar 150.000 orang. Pada pendaftaran tahun 2019 ini, melalui jalur PMDK-PN tercatat 206.852 orang dan yang diterima melalui jalur PMDK-PN sebanyak 16.666 orang. “Total yang akan kita terima melalui semua jalur sekitar 45.000,” ujarnya.

Imbang juga menyampaikan, peserta yang dinyatakan tidak lolos PMDK-PN dapat masuk politeknik negeri melalui jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) yang akan dibuka pada 20 Mei secara serentak di semua politeknik negeri di luar jalur mandiri yang ditawarkan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar

mengatakan, Kemenristekdikti siap menggabungkan seleksi masuk perguruan tinggi negeri, baik universitas, institut maupun politeknik menjadi satu kesatuan.

“Politeknik kementerian juga sudah meluncurkan Multi Entry Multi Exit (MEME) dalam rangka mendukung politeknik menjadi lebih fleksibel. Kebijakan baru ini juga untuk mendorong dan menunjukkan bahwa pengalaman industri sangatlah penting,” ucap Ismunandar.

Selain itu, Kemenristekdikti juga baru meluncurkan Permenristekdikti baru yang menyatakan bahwa magang di industri disetarakan satuan kredit semester (SKS)-nya. Jadi, 45 jam magang di industri setara 1 SKS.

“Ini bertujuan mendorong mahasiswa memiliki pengalaman magang di industri. Kita berharap

, tahun depan kita membuat sistem penerimaan mahasiswa yang terintegrasi agar politeknik menjadi satu kesatuan,” tutup Ismunandar.

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek, Dikti Agus Indarjo, Direktur Politeknik Negeri Semarang, Supriyadi, Ketua Umum PMDK-PN, Zainal Nur Arifin serta para direktur politeknik negeri seluruh Indonesia.***

 

Baca Juga :